Rabu, 22 April 2020

Fearless, 2008

https://www.youtube.com/watch?v=ptSjNWnzpjg

23 April kini bukan lagi hari yang biasa bagiku. Bertemu denganmu, mengubah segala sesuatu tentang 23 April, menjadi sesuatu yang berharga, bagiku, bagimu.

Well, jika kamu berekspektasi aku akan menuliskan kata-kata indah dalam tulisan ini, kamu harus merendahkan banyak ekpektasimu. Aku kehilangan kemampuan menulisku sejak lama. Bahkan, setiap kata yang tertulis menjadi semakin hari semakin buruk. LOL. 

Tapi setidaknya, aku akan mencoba… Hehe.

Pertemuan kembali denganmu dengan cara paling indah yang Tuhan berikan adalah hal yang tidak pernah aku sangka sebelumnya. Menjalin hubungan denganmu, dicintaimu dengan begitu banyak dan tulus, juga mengikuti penyebab aku takjub dengan cara Tuhan mempertemukan hamba-hambanya dalam cinta. 

Dulu, duluu sekali ketika kita dimasa dimana orang menyebutnya muda dan belia, pernah saling tertarik. Sampai suatu waktu, kita berpisah karena sibuk memperjuangkan mimpi masing masing. 
Kau tahu, apa lagu yang mengingatkanku padamu, bahkan sejak pertama kali kita saling tertarik dulu, hingga sekarag? Bukan, bukan One Direction – Night Changes, bukan. Walaupun sebenarnya, aku tidak menyangkal jika aku membayangkan masuk dalam alur lagu itu bersamamu. 

Jadi apa? Mari aku perkenalkan sedikit. 

Dia bernama Fearless. Dilahirkan dari tangan seorang penyanyi pop populer Amerika Serikat, yang dulu pernah menulis-nulis lagu indah dengan irama country, khasnya. Sudah cukup lama bukan? Dia, bersama saudara-saudaranya yang lain yang diperkenalkan kepada dunia pada tahun 2008 menjadi album yang paling aku kagumi dari penyanyi populer yang pasti kamu tahu siapa. 

Mungkin terkesan terlalu bohong, tapi kau adalah orang yang memperkenalkanku pada cinta yang sesungguhnya. Kamu memang bukan cinta pertamaku, namun pada titik sekarang, sampai aku menulis surat ini, aku mengerti mengapa hatiku memilihmu untuk dicintainya. 

Dulu ketika aku tidak begitu mempercayai arti hubungan antara manusia, mungkin karena memang sejak awal aku tidak terlalu pandai dengan itu. Tapi meskipun aku yang begitu, aku yang hanya memperdulikan diriku sendiri, aku yang jelek, bodoh dan sama sekali tidak menarik di mata siapapun pada waktu itu, kamu datang, dengan senyum jahil yang demi Tuhan masih sangat aku ingat hingga sekarang. 

Ketidakpercayaanku pada hubungan antar manusia membuatku sangat skeptis waktu itu. Aku percaya, dulu, tidak ada orang yang benar benar memperdulikanku. Jadi, untuk apa aku juga mempercayaimu waktu itu? 

Tapi sungguh, kamu mungkin adalah salah satu dari sedikit kesan baik jika aku mengingat masa SMA, yang kau tahu, tidak terlalu baik. Aku tidak bisa membentengi diriku, karena hatiku mengatakan dia mungkin tertarik padamu. Meskipun akhirnya kita sama sama tahu kisah kita tidak panjang dan berakhir baik pada saat itu, kamu membuatku lebih berani, lebih tidak mengenal rasa takut. Aku sungguh takjub pada diriku sendiri ketika aku menemukan diriku, mendapati diriku mungkin berharga, aku hanya mungkin tidak bisa mengenal orang orang lebih jauh saja. Aku berani memikirkan masa depan kehidupan pribadiku, bahwa ketika aku kuliah nanti, aku mungkin bisa saja menemukan orang yang bisa mencintai aku dengan tulus, 

Dan itu karena kamu… 

Ketika aku pertama kali memilih lagu ini sebagai lagu kenanganku tentangmu, itu bukan karena kisah kita yang romantis, maksudku, bukan hanya sekedar itu. Kisah kita mungkin agak hambar karena didominasi oleh aku yang terlalu cuek pada waktu itu. Wkwk. Tapi aku memilih lagu ini, karena ini pertama kalinya aku merasa aku mungkin berharga, kamu membuatku berani untuk memikirkan bahwa aku mungkin saja bisa mendapati orang yang mencintai aku kelak, walaupun bukan kamu, pada waktu itu. Caramu yang halus dan sedikit sombong dan menyebalkan telah mendetakkan hatiku yang waktu itu seketika jatuh hati padamu. 

Kamu membuatku bisa menari dengan baju paling indah yang pernah kupunya diatas kesendirianku, dengan gembira. Kamu membuat aku menemukan tawa dan kesenangan dalam pribadi manusia ketika aku pikir bahwa hal hal  baik tentangn hubungan manusia itu adalah rekayasa. Kamu membuatku bisa berharap, bahwa aku mungkin bisa sedikit istimewa. And I don't know how it gets better than this, at the time…

Dan sekarang, setelah bertahun tahun setelah kisah kita waktu itu, kau datang kembali. Entah darimana datangnya, pun aku masih takjub mengenai hal ini. Waktu itu, dan saat ini pun, kau masih membuatku merasakan bahwa aku adalah wanita paling istimewa di muka bumi ini, mungkin lebih banyak beberapa kali lipat saat ini. Denganmmu, aku tidak takut lagi masa depan. Ada kamu, aku semakin memiliki harapan bahwa cinta sejati mungkin berpihak padaku pada kehidupan kali ini, Denganmu, mungkin ini salah, tapi aku berani, tanpa rasa takut mendobrak norma-norma, menggeser sedikit demi sedikit kekakuan yang selama ini menjadi prinsip hidup, menjadi semakin bergelombang. Dan aku, sama sekali tidak menyesalinya. 

Terima kasih, sayang, sudah datang dalam hidupku. Terima kasih telah memberitahuku bahwa mungkin aku tidak seburuk itu, bahwa mungkin cinta sejati yang aku pikir hanya dimiliki orang orang terpilih, mungkin juga tidak seistimewa itu. Aku juga bisa merasakannya dan menantikannya. 
Aku tahu tulisan ini begitu buruk. Aku sendiri sudah berapa tahun tidak menulis. Maafkan aku jika tidak sesuai ekspektasimu, tapi inilah apa yang aku rasakan selama ini. 

Aku tidak tahu rencana Tuhan kedepannya, seperti kamu bisa hadir begitu istimewa sekarang pun, masih begitu mengejutkan. Tapi aku selalu berharap, mengenai kita, yang bisa saling mencintai selamanya, ada di salah satu rencana Tuhan terhadap kita. 

Selamat ulang tahun, sayang. Ini adalah ulang tahun pertamamu ketika kita bersama. Semoga aku bisa mengucapkan terima kasih karena telah memberikan keberanian, tanpa rasa takut, seterusnya selamanya… 

Semoga hal yang terbaik selalu melimpahimu. 

I love you. 

<3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar